Kamis, 16 Oktober 2014

bingkai kenangan



Aku hanya melihatnya.
Meski semu namun begitu nyata
Meski tak tampak namun begitu jelas
Sepi serasa mati. Hening serasa pergi.
Menjauhi sudut bingkai kenangan terindah pada setiap dentangan waktu.

Top of Form

Bottom of Form

dia kalah. dia mati !
oleh waktu yang berkutat hebat disekitarnya.
dia terbunuh dengan kegelisahannya sendiri.
masih ada bingkai kenangan itu. namun nyaris hancur karena kegoisan.
82 hari tak ada arti apapun. lebih berharga ketika 425 hari yang berkesan.
425hari yg telah usang, terhirau lagi oleh matinya 82 hari.

Top of Form

Bottom of Form

Biaraknlah. Dia kalah, bukan krna hatinya. Tpi krna jiwanya. Rapuhkah? Atau gelisah kah? Banyak rumus-rumus huruf melayang di otaknya. Kiri-kanan tetap dihiraukan. Namun yang jelas terlihat di ujung kornea matanya terabaikan.
Sedikit seperti anak kecil yang merengek khilngn masanya. Menunggu atau menerka puluhan waktu yang nyaris berwujud sprti abu. Usang,kusam.
Bingkai kenangan itu hancur,namun tak lebur.

Top of Form

Bottom of Form

Ada lara yg terabaikan.
Lalu-lalang seperti derpaan angiin senja yang tak terhembus.
Dingiin. Mati disini membeku seperti batu es tanpa wujud.

Masih membeku 82 hari itu benar-benar tak brmkna, hanya berharap akan usangnya 425hari lalu. Masikah salah bila kmbali?
Namun sudah dipertengahan jalan yang tak berhujung sampai.
Seperti lautan tampak indah namun menyimpan malapetaka jika berada jauh didalam airnya.
Keruh. Asin.pekat.
Tepat untuk menghanyutkan bingkai kenangan hancur itu.

Top of Form

Bottom of Form


Kamis, 25 September 2014

Di mulai dari apa? dari mana? ntah aku juga bingung mengungkapkannya.
Hanya ingin mengenangnya, lebih hangat,lebih halus,lebih indah. kisah itu ada, tawa itu nyata,expresi itu berwujud.. canda-candanya, tawa-tawanya, celoteh-celotehannya begitu jelas.. tergenggam di tangan, seperti serpihan yang hilang, menguras seluruh pola pikir, apa kenangan itu? mengapa begitu sangat berkesan hingga detik bahkan menitpun tak mau menghapuskannya. inilah, satu anugrah terindah yang diberi Tuhan, satu rezeki yang tak mungkin ditolak. Kenangan itu, tempat,hari,jam,menit,detik semuanya menyimpan cerita.
Jangan berfikiran terlalu munafik, saat anda membaca blog ini pasti yang pertama muncul sebuah kalimat "lebai akh kata-katanya". haha jika anda lebih bisa mengenang semua cerita apapun yang berkesan, anda akan menikmatinya, tertawa, bahkan menangis. itu wajar. hati manusia, jiwa manusia, kebutuhan rohani yang layak, tak ada yang salah bila mengingat sebuah kenangan yang berkesan. apalagi kenangan itu sampai mengubah hidup anda.
Bayangkan anda berada di suatu dimensi yang bisa mengantarkan anda melihat diri anda saat kisah yang terkenang itu terjadi. Luar biasa, perasaan yang seperti apapun layak anda dapatkan.
seperti ingin menangis melihatnya,ingin menyentuhnya, ingin menyapanya.. siapapun yang ada di dalam kisah itu.
Jangan membenci terlalu dalam, jangan menyukai terlalu lebih. apapun yang ada dapat berbalik tejadi.
hanya menikmatinya saja, ingin mengabaikan? lakukan saja, ingin menghapus? itu lebih baik jika kenangan buruk yang anda dapati..